Tampilkan postingan dengan label SD. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SD. Tampilkan semua postingan

Senin, 10 Maret 2014

Draft 3 : Bu Ehem

             Khusus pada entri berjudul draft akan ada fenomena-fenomena kehidupan yang saya bagikan. Semoga bermanfaat dan bisa di pahami :) 
            Setelah cerita mengenai Pak Ehem di Draft 2  , kali ini saya juga akan menceritakan mengenai guru lagi. Tapi kali ini beda cerita, beda guru. Sesuai judulnya kita sebut saja sang guru kali ini sebagai bu Ehem.

Jumat, 28 Februari 2014

Draft 2 : Pak Ehem


Khusus pada entri berjudul draft akan ada fenomena-fenomena kehidupan yang saya bagikan. Semoga bermanfaat dan bisa di pahami :)
            Menindak lanjuti postingan saya di Draft1. Kali ini akan bercerita tentang perilaku negative yang dilakukan seorang oknum guru. Kisah ini tanpa tujuan apapun kecuali hanya agar menjadi pelajaran bagi teman-teman (calon) guru sekalian khususnya.

Rabu, 19 Februari 2014

Draft 1 : Dunia Mereka


          Khusus pada entri berjudul draft akan ada fenomena-fenomena kehidupan yang saya bagikan. Semoga bermanfaat dan bisa di pahami :) 
            Tulisan kali ini akan membahas tiga fenomena yang tidak biasa sore ini. Tentang kenakalan anak SD, kecurangan dan sikap negative yang dimiliki oknum ‘guru’, dan persepsi-persepsi pada seorang tukang tambal ban.

Sabtu, 19 Oktober 2013

Tanduk dan Kaki Rusa


     Hari itu seekor rusa dengan santainya sedang minum di pinggir sebuah sungai yang jernih sambil memejamkan mata. Setelah merasa puas minum, ia membuka matanya perlahan-lahan sehingga ia melihat pantulan dirinya di air sungai yan jernih,
“alangkah cantiknya tandukku..” ucapnya senang dan bangga. “Tapi.. kakiku kecil dan tidak gagah..” rusa mengeluhkan kaki kecilnya. Tiba-tiba ia melihat bayangan seekor singa di belakang bayangan dirinya di permukaan air sungai. Ia pun sontak terkejut dan berlari sekencang mungkin. Larinya sangat cepat hingga singa hampir-hampir kehilangan jejaknya. Namun, saat hampir selamat tiba-tiba tanduk yang dibanggakannya malah menyangkut pada sebuah dahan pohon sehingga ia tak bisa berlari lagi.
“Oh kenapa aku tidak pernah mensyukuri kaki kecil yang selalu menyelamatkanku, tapi malah mengagungkan tanduk pembawa celaka ini..” sesalnya dalam hati.





KENALI BAIK-BAIK
KEKUATAN DAN KELEMAHANMU..

Syukurilah Apapun yang telah engkau miliki…

Jumat, 06 September 2013

COPEEETT…!!!


Irvan melihat sebuah tangan dengan sebilah silet cutter mulai merobek perlahan permukaan sebuah tas kulit mewah milik seorang Ibu. Begitu perlahan hingga si Ibu sama sekali tidak menyadari bahwa seseorang sedang berusaha membuka dan mengambil isi tasnya. Irvan masih terpaku melihat kejadian tersebut, ia masih belum bisa bereaksi apapun selain bibirnya terbuka dan matanya membulat. Kini tangan itu mulai merogoh ke dalam tas dengan perlahan, lebih pelan dari gerak slow motion pada film-film laga. Tapi, secepat kilat tangan itu keluar dengan sebuah dompet dalam genggaman. Secepat itu pula dompet berpindah ke dalam saku celana si pencopet. Irvan pun terhenyak dan memberanikan diri berteriak, “COPEEET!!!”
***                              ***
            Sinar matahari menyengat begitu kejamnya siang itu, Irvan lagi-lagi menyeka keringatnya dengan sapu tangan yang disiapkan oleh Ibunya setiap pagi. Sambil menunggu bus yang tak kunjung datang, Irvan melihat ke bawah kakinya, ia melihat bayangannya sendiri berada tepat di sana. Menyadari hal tersebut Irvan menjadi teringat akan pelajaran IPA kelas 2 SD tentang bayangan.. bayangan terpendek terjadi saat matahari tepat di atas kepala kita, begitu bunyinya. Lalu Irvan melirik jam tangannya, pantes aja orang ini jam dua belas kurang sepuluh.. ucapnya dalam hati. Ia mengedarkan pandangan ke sekeliling halte, tak ada pelajar SD di sana selain dirinya. Kedua teman sekelasnya Ilham dan Dika yang biasanya pulang bersama dengannya sekarang di antar jemput oleh Ibu mereka masing-masing semenjak banyak berita penculikan yang ditayangkan di TV-TV.

Kamis, 05 September 2013

Rangkuman IPA [6.1]


BAB 1
Ciri Khusus Pada Hewan dan Tumbuhan

Makhluk hidup memiliki cirri khusus untuk menyesuaikan diri dengan lingkungannya.

1. Ciri Khusus Pada Hewan
  1. Elang                      : penglihatan yang tajam dan mampu terbang ribuan meter 
  2. Kelelawar               : mengeluarkan suara ultrasonic. Kemampuan kelelawar untuk memperkirakan jarak suatu benda dengan mendengar kembali bunyi frekuensi tinggi yang dikeluarkan disebut ekolokasi. 
  3. Laba-laba                : rambut pada telapak kaki (setae dan setule) untuk berjalan di dinding, mengeluarkan racun untuk mematikan mangsanya. 
  4.  Ular                       : indra penciuman yang tajam (Jacobson) untuk mengetahui letak mangsanya 
  5. Cicak                      : memutuskan ekornya (ototomi) untuk mengelabui musuhnya.
  6.  Bebek                     : selaput pada kaki untuk berenang, bentuk paruhnya untuk mencari makanan di tempat berlumpur, bulu dilapisi zat lilin sehingga tidak basah. 
  7.  Tokek, Cicak          : kaki lengket untuk berjalan di dinding 
  8.  Bunglon                  : mengubah warna kulit, memiliki lidah panjang dan lengket
  9. Unta                      : punuknya menyimpan lemak sebagai cadangan air, perutnya bisa menampung air dan makanan yang banyak, bulu mata panjang bisa melindungi dari debu, telapak kaki tebal untuk menempuh perjalanan panjang, bisa menutup lubang hidungnya jika terjadi badai pasir, untuk menghemat pengeluaran air unta tidak mengeluarkan keringat, kotorannya juga sedikit.
  10. Penguin                  : bulu tebal dan lapisan lemak di bawah kulitnya membuat tubuh penguin tetap hangat, Sayap dan kaki penguin juga berselaput. 
  11. Rubah artik             : bulu putihnya tebal menjaga kehangatan dan telinga kecilnya membantu pengeluaran panas yang berlebih.


2. Ciri Khusus Pada Tumbuhan
  1. Enceng Gondok      : batang menggelembung dan berrongga untuk mengapung di air, daun lebar dan licin 
  2.  Kaktus                    : akar panjang dan menyebar untuk menyerap air sebanyak-banyaknya, batang besar untuk menyimpan cadangan air untuk musim kering, daun berbentuk duri untuk mengurangi penguapan. 
  3. Kantong Semar       : pemakan serangga untuk memenuhi kebutuhan Nitrogen dengan mengeluarkan nectar berupa cairan lengket dan manis 
  4.  Tumbuhan Venus   : daun berengsel dan berbulu untuk menangkap serangga dan memenuhi kebutuhan Nitrogen. 
  5.  Teratai                   : daun lebar untuk menyerap cahaya sebanyak-banyaknya dan memperbesar penguapan, batang berrongga untuk membawa oksigen. 
  6.  Bunga Rafflesia       : mengeluarkan bau busuk untuk menarik lalat agar membantu penyerbukan


Untuk SD Kelas VI

 s4stika